The Girl on Paper’s First Impression

Look who’s coming on book mail?

The Girl on Paper by Guilllaume Muso!

girl-on-paper-template.png.png

Penerbit Spring berbaik hati mengirimkan ARC (Advance Reader Copy)  Girl on Paper yang terdiri dari 223 halaman (versi lengkapnya 416 halaman) kepadaku. Alhamdulillah 😀 Terima kasih penerbit Spring. 😀

Blurb:

Beberapa bulan lalu,  Tom Boyd, penulis yang karyanya terjual jutaan eksemplar, menjalin hubungan asmara dengan Aurore, pianis terkenal. Namun ketika kisah cinta mereka kandas,  Tom pun mengurung diri, mengalami writer block, dan menghabiskan waktu dengan obat -obatan. Suatu hari, seorang gadis cantik muncul di rumah Tom dan mengaku bahwa dia adalah Billie, salah satu karakter dalam novel Tom. Dia keluar dari dunia fiksi karena eror percetakan. Meski terdengar gila, Tom akhirnya percaya bahwa gadis itu memang Billie. Billie memaksa Tom membuat kesepakatan: jika Tom bersedia  menulis lagi dan membantunya kembali dunia fiksi, Billie akan membantunya mendapatkan kembali Aurore.


My first impression:

Waktu IG penerbit spring mengumumkan bahwa mereka telah mengupload prolog Girl on Paper di wattpad,   aku langsung menghampiri   wattpad dan menemukan kliping berita. Aku merasa heran.  Apakah aku salah baca?  Aku merefresh halaman tersebut berulang kali tapi alih-alih narasi yang kutemukan adalah berita.

Kemudian aku melihat bagian comment dan ada yang komentar “apakah ini formatnya kliping berita? ”

Saat membaca komentar tersebut tiba-tiba aku tercerahkan. Jadi format novel ini dalam bentuk berita. Oooh..

Ini pengalaman baru dan unik bagiku. Aku tidak pernah membaca yang seperti ini.

Awalnya kupikir seluruh buku akan dalam bentuk format berita. Ternyata tidak. Format berita hanya di bagian prolog,  format selanjutnya seperti novel biasa.

Kisah mengenai Billie dan Tom mengingatkanku dengan Trilogi Soekram nya Sarpadi Djoko Damono karena sama-sama tentang tokoh fiksi menuntut penulisnya menyelesaikan cerita. Meski begitu,  gaya penulisan Guillame Muso berbeda dengan Pak Sarpadi.  Sejujurnya aku bingung membandingkan gaya penulisan Guillame Muso dengan siapa. Yang jelas gaya menulisnya bagus dan seru!

Aku menikmati membaca Girl on Paper. Aku yang awalnya berniat hanya membaca 10 halaman demi memenuhi kouta membaca harian di Group WA Key Reading, tahu-tahu keterusan.

Membaca kisah mengenai tokoh fiksi berinteraksi dengan penulisnya, membuatku bertanya-tanya apakah ini fantasi (dunia dimana tokoh fiksi bisa bertemu tokoh nyata)  atau psikologi (Tom mengalami delusi dan halusinasi) ? Keduanya?  Atau justru bukan keduanya?

Argh!  Aku penasaran! Sayangnya aku hanya diberi setengah buku.Girl on Paper sendiri akan terbit bulan September .

Kalau menurut kalian bagaimana ?  Fantasi?  Psikologi? Atau punya teori lain?

Penasaran juga kan?

Makasih udah penasaran berjamaah bersama Hana. Kalian baik sekali mau menemaniku. :”)

Girl on Paper akan terbit dan beredar di Toko Buku bulan September.  Mari berdoa semoga proses penerbitannya lancar. Dan jangan lupa beli ya!

Advertisements

21 thoughts on “The Girl on Paper’s First Impression

  1. Haaann…awal-awal juga gue bingung kok isinya kutipan berita semua sampai agak bosan. Eh taunya berita-berita itu malah penting bgt ke inti ceritanya😍 ga sabar banget baca kelanjutannyaaaa💜

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s