Piece 01 by Hinako Ashihara

18054827Judul: Piece 01

Judul asli: Piece – Kanojo no Kioku / Piece~彼女の記憶~

Mangaka: Hinako Ashihara

ISBN : 6020212904
ISBN13 : 9786020212906
Tanggal Terbit : 12 Juni 2013
Penerbit : Elex Media Komputindo

 

Sinopsis:

Sebuah telepon mengacaukan rutinitas Mizuho. Telepon itu mengabarkan tentang kematian temannya semasa SMA, Haruka Origuchi. Tak sampai di situ, Mizuho pun menghadapi kenyataan masa lalu yang mengejutkan tentang Origuchi.

Apalagi setelah Mizuho menyanggupi permintaan sang ibu yang meminta bantuannya untuk menguak rahasia sang putri dan kekasih yang tak pernah diceritakan pada sang ibu. Tapi semua makin rumit karena untuk itu Mizuho berarti harus berhubungan kembali dengan Hikaru Narumi yang pernah mencuri ciuman pertamanya di masa SMA.

Editor’s Note

*Pemenang penghargaan Shogakukan Manga Award tahun 2013 untuk kategori komik remaja cewek.

*Sudah diadaptasikan menjadi drama.

Review:
My rating: 4 of 5 stars
Sebelum mengenal manga online, biasanya untuk membuat keputusan membeli atau tidak sebuah komik, aku akan pergi ke toko buku dan kemudian melihat-lihat komik yang ada.
Setelah mengenal manga online, aku hanya membeli komik yang aku suka setelah membaca komik tersebut di manga online. Aku merasa cara efektif karena sekarang aku jarang sekali kecewa setelah membeli komik.

Namun ternyata cara tersebut ada kekurangannya (emang ya.. ngga ada yang sempurna di dunia ini, kecuali Allah). Kekurangannya adalah aku jadi hanya tahu komik-komik yang ada di manga online. Aku terlambat mengetahui keberadaan sebuah komik yang sudah diterbitkan. Biasanya sih komik yang aku baca di manga online belum terbit di indonesia. Namun ada kasus-kasus pengecualian.

Hal itulah yang terjadi dengan manga piece karya Hinako Ashihara ini. Aku baru membaca komik ini di manga online awal Maret lalu dan langsung jatuh cinta. Ketika aku mengecek apakah sudah terbit di Indonesia atau belum, ternyata manga piece yang volume 1 ini sudah terbit Juni 2013. Demi apa?! :O
3 tahun lalu… (._.)
Aku hanya bisa berdoa semoga aku masih bisa mendapatkan manga ini.

Aku langsung mencari ke Gramedia Depok, namun sayangnya tidak ada. Aku kemudian ingat di lobi parkir Gramedia Depok ada sale buku dan komik murah yang berlangsung sepanjang tahun. Yang dijual disana memang komik atau buku-buku yang sudah cukup lama. Setelah setengah jam mencari di tumpukan komik lama yang sudah banyak debu, akhirnya aku menemukan manga Piece no 1 & 3. Kondisi sudah lecek dan kondisi terbuka sih, tapi tidak apa-apa, yang penting punya. Terlebih lagi, aku bisa membelinya dengan harga @ Rp 5000. Jadi total cuma keluar Rp 10.000 . Alhamdulillah! 😀

*sujud syukur*

Manga piece volume 1 ini menceritakan Mizuho, seorang mahasiswa yang menerima telepon bahwa teman sekelasnya saat SMA, Origuchi meninggal. Mizuho mengingat Origuchi sebagai seorang yang penyendiri. Ketika berkunjung melayat, Ibu Origuchi berterima kasih kepada Mizuho karena telah menjadi teman dekat Origuchi. Mizuho membantah hal tersebut dan mengatakan bahwa mereka tidak dekat.

Mendengar percakapan tersebut, teman sekelas satu SMA Mizuho yang lain, Narumi menegur Mizuho dan mengatakan bahwa sebaiknya dia berbohong dan mengaku sebagai teman baik Origuchi sehingga tidak menambah duka sang Ibu.

Mizuho yang merasa bersalah akhirnya mendatangi Ibu Origuchi di lain kesempatan dan meminta maaf. Ibu Origuchi pun meminta tolong Mizuho untuk mencari pacar Origuchi yang pernah membuatnya *spoiler* hamil dan keguguran *spoiler*. Mizuho akhirnya menyetujui permohonan Ibu Origuchi dan dimulailah pencarian siapa sebenarnya kekasih Origuchi.

Gila ngga sih cerita manga shojou dimulai dari pemakaman/kematiaan seseorang? Anti mainstream banget. Selain itu, Hinako Ashihara sensei pintar sekali membuat pembaca penasaran. Porposi flashback dan cerita saat ini rasanya pas.

Ada hal yang kupikir sebaiknya aku tak tahu. Tapi sudah terlambat. Suara kepingan teka-teki satu persatu dibuka

Selain itu, Karakternya hidup dan terasa nyata. Aku merasa masalah-masalah yang dialami para tokoh dapat menimpaku juga.

Buat kamu yang udah bosen baca tipikal manga shojou dengan cerita cewek biasa, tidak pintar jatuh cinta dengan cowok keren, kaya raya, pintar, ketua osis, sebaiknya baca manga ini! 😀

Review ini diikutsertakan dalam Comic Reading Challenge 2016

rookie

Advertisements

3 (Tiga) by Alicia Lidwina

3 (Tiga)3 by Alicia Lidwina

My rating: 3 of 5 stars

Jatuh cinta pada pandangan pertama. Itulah yang kurasakan saat melihat cover 3. Mungkin karena menggunakan dua warna favoritku: pink dan biru. Lebih-lebih di bagian depan cover ada kalimat “Ketika kau jatuh cinta… Kau bisa melarangnya, tapi kau tidak bisa menolaknya.”

Waaaah…
Tahu aja aku jatuh cinta sama kamu.
Eits, tapi tunggu sebentar, aku harus cek sinopsisnya dulu.

Selama seseorang masih memiliki sesuatu untuk diperjuangkan, dia tidak akan bunuh diri. Kecuali jika memang bunuh diri adalah satu-satunya cara mempertahankan apa yang dia perjuangkan.”

Kalimat Hashimoto Chihiro membekas di kepala Nakamura Chidori, bahkan setelah perempuan itu bunuh diri. Apa sebenarnya yang mengubah pandangan hidup Hashimoto sampai dia mengakhiri hidupnya? Mungkinkah karena Nakamura tidak pernah menepati janjinya? Mungkinkah karena Nakamura menyimpan perasaan kepada Sakamoto, yang seharusnya merupakan sahabat mereka?

Setelah tujuh tahun tidak bertemu, Nakamura harus kembali berhadapan dengan masa lalunya. Di antara memori akan persahabatan, janji yang diingkari, impian, dan cinta yang tak berbalas, tersembunyi alasan kepergian Hashimoto yang sebenarnya.

Sinopsinya menarik, aku pun memasukkan 3 ke dalam wish list belanjaku. Terlebih lagi saat kulihat banyak yang memberi bintang 4 untuk novel ini.
Saat membaca prolognya aku merasa tidak salah pilih buku. Suka deskripsi latar dan setting yang digunakan Alicia Lidwina. Aku teringat Ilana Tan saat membacanya, hanya saja Alicia nuasanya suram/kelam seperti Ayu ( Yuu Sasih.) Prolognya layak mendapat bintang 4.

Cerita 3 menggunakan sudut pandang Nakamura. Sahabat Nakamura, Hashimoto Chihiro ditemukan tewas. Polisi menduga bunuh diri meski ada kemungkinan dibunuh sehingga Nakamura pun ditanyai oleh polisi. Sama seperti Nakamura, aku pun bertanya-tanya jika Hashimoto bunuh diri, mengapa? Jika dibunuh, siapa yang membunuh?

Alicia kemudian sedikit membuka masa lalu antara Nakamura dan Hashimoto. Menemukan fakta bahwa Hashimoto kurang disukai oleh penggemar Sakamoto. Sakamoto adalah sahabat laki-laki Nakamura dan Hashimoto. Ceritanya Sakamoto adalah cowok populer. Tapi kemudian mikir kayaknya iri sama sahabat ngga kuat untuk dijadikan motif.

Makin kesini, tokoh baru yang dimunculkan semakin sedikit. Cerita banyak berfokus pada Nakamura, Hashimoto, dan Sakamoto. Nakamura menggambarkan Hashimoto sebagai gadis yang tegar sehingga meragukan kalau dia bunuh diri. Kemudian aku panik sendiri karena asumsi yang kubuat saat membaca 3: Apa jangan-jangan pembunuhnya sang tokoh utama, Nakamura? Please Jangan dong. Aku pernah baca cerita misteri yang membuatku penasaran siapa pembunuhnya, kemudian ternyata pembunuhnya adalah sang tokoh utama dan dia ngga sadar. Aku ngga mau 3 kayak gitu. Atau justru Sakamoto? Tapi kenapa?

Ternyata hal yang membuat aku kaget membaca buku ini adalah ketika muncul adegan dimana Nakamura melarikan diri dari masalah dengan melakukan one night stand. Seriusan, I did not see that coming. Gue shock. Mood gue langsung ngga enak. Bintang buat buku ini jatuh. Ngga nyangka bakal ada adegan itu di buku. Langsung tutup buku dan membuatku melihat cover belakang baru ngeh ada lambang metropop dan tulisan novel dewasa. Yes, I am 23 years old, bisa dibilang dewasa tapi aku ngga nyaman sama hal ini. Kalau kalian ngga nyaman juga, tapi penasaran sama buku ini, kusarankan skip halaman 191-194.

Ending novel 3 juga mengejutkanku, membuatku berpikir.. ternyata ada makna di balik sebuah cover buku..

Hal yang aku pelajari dari novel 3 adalah orang yang terlihat kuat dan tegar juga sebenarnya butuh dikuatkan. Bagaimanapun juga dia manusia biasa, tidak mungkin terus-terusan optimis dan tegar.

View all my reviews