Dark Memory by Jack Lance

Judul: Dardark-memory-jack-lancek Memory
Penulis: Jack Lance
Pengalih bahasa: Tika Sofyan
Penyunting: Deesis Edith Mesiani
Redesign: Amanda M.T. Castilani
Cetakan:  Pertama, 2016
Jumlah halaman: 338
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
ISBN: 9786023943685

Sinopsis:

Monster itu merentangkan sayapnya. Mengangkat tubuhnya dan terbang. Ia menjadi mangsa makhluk itu; ia diambil oleh kekuatan gelap. Semakin tinggi, semakin tinggi lagi ia berada di langit gelap. Ia mengira monster itu akan membawanya keluar dunia dan masuk ke dalam tempat persembunyiannya, ke dalam sarangnya, di mana tulang-tulangnya akan membusuk di antara sisa-sisa mangsa lainnya.

Rachel Saunders menghadiri pemakaman Jenny Dougal, sahabat baiknya yang meninggal karena kecelakaan tragis. Namun tak lama setelah pemakaman, ia sendiri menghilang secara misterius. Hal ini membuat khawatir Jonathan Lauder, kekasih Rachel, yang langsung terbang ke Skotlandia untuk mencari kekasihnya.

Tiga hari kemudian, Rachel muncul kembali secara misterius. Tetapi, ia mengalami amnesia jangka pendek dan tidak bisa mengingat apa pun selama tiga hari sebelumnya, hingga minggu-minggu terakhir sebelum dirinya menghilang. Namun satu hal yang ia yakini, Jenny belum meninggal. Sahabatnya itu masih hidup. Ia ada di suatu tempat, dan Rachel merasa harus segera menemukan dan menolongnya, sebelum terlambat!

Jonathan dan Rachel berusaha mencari tahu dan merekonstruksi hari-hari saat Rachel menghilang, demi mencari kebenaran mengenai Jenny, dan mencari penyebab Rachel kehilangan ingatannya.

Namun apa yang Rachel temukan adalah teror yang menakutkan. Satu-satunya jalan untuk bertahan hidup, dan mungkin untuk menyelamatkan Jenny adalah dengan menyingkap tabir gelap masa lalunya…

wp-1475313218336.png

Review:

Trigger warning:  Rape and murder (pemerkosaan dan pembunuhan)

Tahu tidak apa yang paling buruk? Apa yang sampai sekarang tidak kunjung membaik?
perasaan bersalah. Aku tidak ada disana untuk putri kecilku. Bagaimana kalau kami mencarinya lebih awal? Bisakah kami menyelematkan …?

Kemungkinan tidak. … Kusadari itu. …. Mungkin tidak lama setelah itu dia sudah meninggal. Tapi ini selamanya akan jadi tebakan semata. Karena tidak tahu, aku terus saja mencecarku dan aku terus merasa bersalah karena sudah mengecewakan putriku

Aku bukan penggemar genre horror dan betapa terkejutnya aku mendapati bahwa aku menyukai novel Dark Memory. Novel ini benar-benar mengagumkan. Narasi Jack Lance seperti memiliki kekuatan sihir yang langsung menyedot perhatianku dari halaman pertama. Jack Lance sangat piawai dalam membangun tensi, mengatur tempo alur cerita dan memancing rasa penasaran. Dadaku berdegup kencang dan dibuat penasaran tanpa kehilangan kesabaran.

Alurnya berjalan cepat tapi tidak terasa terburu-buru serta tidak terasa ada bagian terlewat yang tidak terjelaskan. Aku mengacungkan kedua jempolku untuk Jack Lance. Pantas saja beliau mendapat julukan Stephen King Belanda.

Kualitas terjemahan BIP juga bagus sekali. Alhamdulillah Aku tidak menukan diriku tersendat membaca ataupun mengernyitkan kening karena kualitas terjemahan yang buruk.

Hal lain yang aku sukai dalam novel Dark Memori adalah ada penggunaan ilmu psikologi dan investigasi sederhana dalam pengungkapan misteri yang menimpa Rachel sehingga aku seolah sedang membaca novel bergenre misteri detektif, alih-alih horror. Mungkin karena itu aku bisa betah dan tidak ketakutan dalam membaca.

Otak Jon bekerja. Mana yang benar merupakan fakta, dan mana yang hanya dugaan?

Aku juga suka dengan karakter Rachel dan Jon.  Mereka terasa nyata karena memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Aku juga suka dinamika hubungan mereka.

Bisa dibilag Jon adalah boyfriend/husband material. Aku suka bagaimana dia mendukung dan selalu ada di sisi Rachel.

“Apa yang kau lihat dariku Jon?” tanyanya “Mengapa kau berusaha keras demi aku? Apa aku memang sepadan dengan masalah yang kau tanggung. Kau laki-laki baik. Kau layak mendapatkan lebih dari ini.”

“Benarkah?” sahut Jon, sambil berpaling sessaat dari jalan untuk memandang Rachel. “biar aku saja yang menilainya.”

Kyaaa~ aku meleleh saat membaca ini.

tumblr_mocpubgc5a1svo81do1_500

Aku juga suka Rachel yang pekerja keras, menjadi teman yang baik bagi Jenny dan bisa menyimpan rahasia. Selain itu, aku memahami ketakutan dan kekhwatiran yang dialami Rachel.

Ia ingin memiliki anak-anak suatu hari nanti dan Jonathan bisa jadi ayah yang hebat. Tapi sebelum itu terwujud, ada banyak halangan yang harus dilalui- halangan yang tidak yakin ingin dilaluinya. Yang terutama sekali, ia harus mengizinkan  Jon masuk ke dalam hidupnya hingga ke level yang belum pernah dibayangkannya. Dan, oh, betapa ia sangat menginginkannya. Jon adalah laki-laki yang mengisi hidupnya. Ia membuat segalanya mudah dan nyaman untuknya, sementara ia hampir menyia-nyiakannya. Begitulah semestinya Cinta, Rachel mengingatkan dirinya sendiri. Tetap saja itu tidak cukup, dan ia tahu masalahnya ada pada dirinya, bukan Jon. Menaruh kepercayaan sebanyak itu kepada orang lain sampai rela menyerahkan dirimu seutuhnya, secara terbuka, dan tanpa syarat… apa dirinya mampu menanggung kepercayaan semacam itu di hatinya?

Menikah dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada orang lain tentu saja bukan keputusan yang mudah, bukan?

Membaca Novel Dark Memory, membuatku ingin membaca novel Jack Lance yang lain, The Day You Died.

Aku merekomendasikan Novel Dark Memory bagi para penggemar horor, cerita misteri detektif dan kepada yang tidak suka horror tapi ingin memcoba membaca horror.

Banyak orang bisa hidup tanpa kebenaran dengan mudah, tapi tidak ada yang cukup kuat untuk hidup tanpa ilusi –Gustave Le Bon

4 bintang untuk Dark Memory!

Advertisements

10 thoughts on “Dark Memory by Jack Lance

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s